* Tahun Duka Cita (‘Amul Huzni)
Setelah terlepas dari pemboikotan, sekitar tahun ke 10 dari kenabian, Khadijah, istri yang selama ini menjadi pelindung dan pembela risalah kenabian, meninggal dunia. Kemudian disusul oleh Abu Thalib, paman Nabi yang tercinta. Paman yang demikian melindunginya secara sepenuh hati. Ialah yang memiliki jasa tidak terhingga; berpuluh kali melindungi beliau-kemenakannya yang sangat disayangi, dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri. Dulu kaum musyrikin Quraisy masih memperhitungkan keberadaan Abu Thalib di sisi nabi. Mereka sangat takut dan segan terhadap pelindung nabi itu. Sekarang tidak ada lagi yang bisa melindunginya. Kematian dan kesedihan beruntun dalam satu tahun itu pun membuat tahun itu dinamakan ‘Amul Huzni. Artinya tahun duka cita.